Banjir di Kampung Melayu 1,5 Meter dan Berarus Deras

Banjir di Kampung Melayu 1,5 Meter dan Berarus Deras

- detikNews
Minggu, 23 Jan 2005 12:37 WIB
Jakarta - Banjir yang tiba-tiba datang lagi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, berkedalaman 1,5 meter. Air bah itu berwarna cokelat tua dan berarus deras. Banjir ini terjadi akibat meluapnya sungai Ciliwung. Sejumlah RW di Kelurahan Balimester, Kampung Melayu, menjadi korban banjir ini. Menurut Lurah Balimester, Lutfi, banjir yang paling parah terjadi di RW 23. Di RW 23, genangan air mencapai 1,5 meter. "Paling parah di RW 23," kata Lutfi saat ditemui detikcom, Minggu (23/1/2005). Pantauan detikcom di lokasi banjir di Kelurahan Balimester, sampai pukul 12.30 WIB, air bah terus datang. Bahkan aliran airnya tampak deras. Sejumlah warga yang mengungsi juga agak kesulitan melewati genangan air tersebut. Belum ada informasi mengenai korban hanyut. Air bah ini datang kembali ke daerah ini sekitar pukul 10.30 WIB. Menurut Mulyadi, salah seorang petugas posko banjir, air bah ini datang secara tiba-tiba. "Ini sepertinya banjir kiriman, karena informasi yang saya terima, pintu air di Bogor mencapai 170 cm. Akibatnya, sungai Ciliwung meluap," kata Mulyadi. Sementara itu, di tempat pengungsian, antara lain di gudang PTDI dan Posko di Gereja Santa Maria, bantuan untuk para mengungsi tampak sudah berdatangan. Menurut Lutfi, seluruh bantuan untuk para pengungsi di bawah koordinasi dirinya. Meski begitu, sejumlah pengungsi mengeluh, karena makanan boks yang dibagikan, 1 boks untuk 1 keluarga. Pembagian ini dirasa kurang. Sementara anak-anak yang mengungsi di pos pengungsian ini tampak terjamin kebutuhannya. "Setiap pagi, mereka mendapatkan susu dan telur," kata salah seorang petugas di dapur umum. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads