NU Jateng Kirim 25 Ustadz ke Aceh

NU Jateng Kirim 25 Ustadz ke Aceh

- detikNews
Minggu, 23 Jan 2005 12:09 WIB
Semarang - Pasca gempa dan tsunami, Aceh dan Sumatera Utara dipenuhi oleh pekerja kemanusiaan. Untuk mengobati kesedihan dan 'penyakit' moral, 25 ustadz Jateng berangkat ke Aceh.Ke-25 ustadz itu berangkat melalui Kantor PWNU Jateng, Jl. DR Cipto, Semarang, Minggu (23/1/2005). Mereka menuju PBNU di Jakarta untuk kemudian melanjutkan ke Medan esok hari. Dari Medan, mereka akan ditempatkan di daerah yang paling membutuhkan mereka.Sebagian besar ustadz masih berusia muda. Mereka memiliki keahlian yang berbeda-beda. Misalnya, pertukangan, perawat, dan bidan. Sebelum dikirim, mereka telah diseleksi dengan ketat. Dengan demikian, mereka bakal sangat membantu korban dan pembenahan situasi Aceh dan Sumut.Sebelum berangkat, para ustadz yang terdiri dari 23 laki-laki dan 2 perempuan itu di-briefing oleh Sekretaris Tanfidz PWNU Jateng Taufik Ch. Mereka diberi penjelasan mengenai seluk beluk kondisi Aceh dan apa yang harus dilakukan mereka.Usai , Kiai Nurcholis Ali memanjatkan doa keselamatan dan memberikan sedikit arahan bagi ustadz yang berasal dari berbagai daerah di Jateng ini. "Mantapkan niat menjadi relawan. Tidak usah menuntut fasilitas macam-macam. Kita ini relawan PBNU," kata Nurcholis.Ketika hendak naik bus Nusantara, para ustadz ini berpelukan dan berjabat tangan dengan beberapa pengurus PWNU Jateng. Dengan melantunkan salawat, mereka yang memakai rompi bertuliskan Tim Kemanusiaan PBNU Peduli Aceh ini membawa perbekalan dan masuk ke dalam bus.Taufik Ch yang ikut dalam rombongan itu menyatakan, para ustadz tersebut akan berada di Aceh dan Sumut selama 2 minggu. Setelah itu, kelompok lainnya akan menyusul. Kelompok kedua akan dipersiapkan berdasarkan evaluasi kinerja kelompok pertama."Selain memberikan tenaganya, mereka juga akan memberikan siraman rohani dan bimbingan mental bagi para korban gempa. Kalau bantuan materiil kan sudah terlalu banyak. Jadi kami pilih mengirim mereka untuk membantu dari sisi lainnya," papar Taufik.Pemberangkatan ustadz tersebut merupakan kali pertama dilakukan PWNU Jateng. Sebelumnya, PBNU memberangkatkan tim dari Jatim dan Jawa Barat. Hal tersebut akan dilakukan sampai situasi Aceh dan Sumut relatif kondusif. (asy/)


Berita Terkait