"Sejauh ini kita masih memiliki keterbatasan, jadi tidak menggunakan alat berat. Pembersihan Ciliwung dilakukan prajurit kami dengan alat manual seperti garpu dan gerobak sampah," ujar Kepala Penerangan Kodam Jaya, Heri Prakoso saat berbincang dengan detikcom Rabu (10/12/2014).
Dia menjelaskan ada beberapa titik lokasi yang dapat dibersihkan dengan alat berat. Namun terbatasnya akses jalan memaksakan prajuritnya bekerja dengan tangan kosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heri mengatakan pihaknya meminta kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini demi mewujudkan keinginan masyarakat Jakarta.
"Kita tidak ingin cari nama, mungkin ada sebagian orang yang memanfaatkan problematika di Kali Ciliwung untuk sekedar keteranaran, tetapi tidak dengan kami, karena kami bekerja dengan ikhlas," tutupnya.
(edo/fdn)










































