Sejumlah warga mendampingi Ketua RW/RT untuk meminta penyelenggara menutup acara diskusi. Tak hanya itu, warga meminta semua pengunjung bubar, karena kehadiran mereka sudah meresahkan.
"Ini meresahkan, kami meminta bubar," ucap Ketua RW04 Kelurahan/Kecamatan Klojen Gunarno kepada penyelenggara, Rabu (10/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudahi diskusi, mohon maaf," ujar moderator
Bunga Irmadian.
Kepada wartawan, Gunarno mengaku telah membawa keresahan warganya, akan aktifitas di Warung Kelir. "Kami dikabari aparat, ada kegiatan pemutaran film soal PKI," ujarnya.
Dirinya kemudian mendatangi warung yang berada di persis depan Lapangan Brawijaya tersebut. "Ini sudah tidak benar, semua harus keluar dari warung atau kafe ini," tegasnya seraya bertahan di areal warung.
Aparat keamanan berbaju preman sejak awal sudah banyak berada di lokasi. Mereka mengamati dan ikut menyaksikan pemutaran film yang beberapa menit kemudian dihentikan.
Film Senyap diputar dan didiskusikan serempak di tujuh lokasi di Malang Raya, Rabu (9/12/2014), malam. Pemutaran memanfaatkan momentum Hari HAM 10 Desember.
(fdn/fdn)











































