Warga Perlu Waspadai Infeksi Berulang DBD
Minggu, 23 Jan 2005 08:46 WIB
Jakarta - Masyarakat yang pernah terkena demam berdarah dengue (DBD) perlu mewaspadai dirinya agar tidak terkena DBD lagi tahun ini. Karena infeksi berulang pada penderita DBD akibatnya akan jauh lebih fatal dibandingkan orang yang baru pertama kali terkena penyakit tersebut.Demikian diungkapkan Humas Dinkes DKI Jakarta Evi Zelfino saat dihubungi detikcom, Minggu (23/1/2005)."Tahun lalu ada sekitar 20.000 orang warga yang terkena DBD, kalau mereka terinfeksi lagi akibatnya jauh lebih fatal dibandingkan yang baru pertama kali terkena DBD, bahkan bisa mengakibatkan kematian," katanya.Evi mengungkapkan, sampai saat ini Pemda DKI Jakarta belum mengratiskan biaya pengobatan penderita DBD seperti tahun lalu. Hal ini karena DBD belum memasuki taraf kejadian luar biasa (KLB) di Jakarta."Pembebasan biaya ini baru untuk warga Jakata yang memiliki kartu jaminan pemeliharaan bagi keluarga miskin (JPK Gakin) atau bagi mereka yang membawa surat ketetangan tidak mampu dari RT atau RW," katanya.Evi menegaskan, pencegahan DBD paling evektif adalah dengan melakukan tindakan 3M dan bukan dengan pengasapan. Tindakan pengasapan hanya evektif kalau ada nyamuk dewasa yang membawa virus dan tidak untuk pencegahaan.
(nal/)











































