"Saya tidak aktif lagi di bagian pengurus mana pun. Saya mau jadi anggota biasa yang aktif," ujar Hajriyanto singkat kepada detikcom, Rabu (10/12/2014).
Sejak tergabung dalam '7 samurai' yang ingin menggulingkan Aburizal Bakrie (Ical / Ketum Golkar periode 2009-2014), dia cukup kritis berpendapat. Namun setelah perpecahan di tubuh partai beringin kian nyata, Hajriyanto memilih untuk menarik diri dan menjadi 'Golkar putih'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya akan ikut aktif di DPP Partai Golkar kalau sudah ada rekonsiliasi. Syukur kalau ada munas rekonsiliasi," pungkas Hajriyanto.
(bpn/trq)











































