Tentara Malaysia Tawarkan Bantuan ke TNI AD
Minggu, 23 Jan 2005 01:56 WIB
Aceh - Tentara Diraja Malaysia menawarkan bantuan kepada TNI AD. Namun, TNI AD saat ini masih memikirkan bantuan apa yang bisa diberikan Malaysia di Aceh terutama dalam hal rehabilitasi. Hal itu dikatakan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu usai menerima Ketua Staf Markas Angkatan Tentara Malaysia Laksamana Madya Datuk Ramlan Muhammad Ali di Markas Kompi Senapan Yonif 112 Kodam Iskandar Muda di jampakeh, Aceh Besar, Sabtu(22/1/2005) ."Saya sampaikan kita sedang menghitung-hitung dulu kira-kira apa yang bisa dibantu malaysia angan sampai yang diberikan tidak pas," tegasnya.Menurut Ryamizard, kemungkinan tentara Malaysia bisa memberikan bantuan dalam rangka membangun jalan atau jembatan yang rusak. Sebab, kalau dibidang kesehatan atau pengiriman logistik bagi penggungsi sudah banyak dilakukan baik oleh relawan atau tentara asing . Selain itu Ryamizard menyatakan, soal keamanan bagi tentara asing di aceh harus diwaspadai terutama masih adanya ribuan anggota GAM ."kita harus waspada kalo ada anggota kita melakukan pengamanan itu bukan untuk membatasi tetapi untuk mengamankan kita tidak inggin tentara negara sahabat dan asing terkena tembak,"katanya. Ramlan sendiri menemui KSAD didampingi oleh Wakil Panglima Logistik Tentara Diraja Malaysia Brigjen Nurdin Noor Bin Rahok dan Komandan Polisi Militer Tentara Diraja Malaysia Brigjen Ahmad Latfi. Kedatangan mereka untuk memberitahukan kepada KSAD mengenai keberadaan tentara Malaysia dan rencana kerja mereka di Aceh, mereka juga menawarkan bantuan untuk TNI AD.
(nal/)











































