Di kosan yang terletak di Jl Benda Raya no 2A, Kemang, Jakarta Selatan, Jean bertemu dengan ibu kosnya, Ibu Hj Masenin. Setelah rekonstruksi, Jean sempat pamit dan mencium tangan Masenin. Mata Jean tampak berkaca-kaca dan merah. Namun mimik wajahnya tidak terlalu terlihat karena ditutupi penutup kepala.
"Maaf ya bu," kata Jean kepada ibu kos sambil mencium tangan ibu kos.
"Iya, baik-baik," jawab Masenin sambil mengulurkan tangannya ke Jean.
Masenin yang mengenakan kerudung pink itu mengenal Jean sebagai orang yang berkelakuan baik dan tidak aneh-aneh.
"Orangnya baik-baik saja," ucap Masenin.
Soal Sri, Masenin mengaku pernah melihat Jean membawanya ke kosan beberapa kali. Namun dia tidak inga kapan pastinya. "Sri kadang-kadang ya," ucapnya.
Polisi menggelar rekonstruksi di kosan Jean. Di sana Jean memperagakan adegan berganti baju yang terkena bercak darah Sri, mengambil baju dan koper untuk dibawa ke Nabire dan mengambil uang simpanannya.
(slm/mad)











































