"Saya tahu memang masih banyak hal-hal yang belum bisa kita selesaikan. Apa itu Semanggi, apa itu pembunuhan yang lalu. Ini memang selalu usaha yang dijalankan bagian pemerintahan," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutannya di acara Lokakarya Hari HAM sedunia di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakpus, Rabu (10/12/2014).
Kasus HAM berat ini antara lain kasus Trisakti, Semanggi I dan II, Wasior dan Wamena dan penembakan misterius di sejumlah tempat. Ia mengatakan penyelesaian kasus HAM ini tak bisa dilakukan dengan mudah. Hal ini karena pengumpulan data-data yang terkait kasus-kasus itu juga tak mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meluruskan bahwa pernyataannya bukanlah sebuah alasan untuk menunda penuntasan kasus HAM masa lalu. "Jadi ini bukan excuse. Kita masih tetap akan mencari. Tapi tidak segampang apa yang kita inginkan. Saya hanya mau mengatakan hal itu," ujarnya.
"Kita tetap berusaha. Tapi hari ini mendapatkan bahwa pemerintah tidak minta maaf. Tetap berusaha tapi tetap ada kendala-kendala yang terjadi di manapun. Namun sekali lagi kita tetap berusaha itu," pungkasnya.
(bil/fjp)











































