"Itulah kenapa sampai tim penyelamat dibentuk, karena dia tidak konsisten, dia korbankan partai," kata Yorrys di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Rabu (10/12/2014).
Yorrys menyindir Ical yang menjadikan suara DPD sebagai alasan untuk menggelar Munas Bali pada 30 November lalu. Namun, dengan mendukung Perppu Pilkada, sekarang Ical mengorbankan suara DPD-DPD.
"Anda bayangkan kemarin ada keputusan, dia lempar lalu dia katakan nggak bisa berbuat apa-apa karena suara daerah. Sekarang dia korbankan daerah-daerah," ujar mantan Ketua AMPG itu.
"Maka kita imbau Golkar jangan terjebak janji, karena dia memang berkonspirasi merongrong pemerintahan. Katanya rekomendasi, tapi berubah lagi. Kasihan kader," kritiknya.
(bal/trq)











































