Walau Ditekan Buruh, Ahok Tegaskan Tak Akan Naikkan UMP

Walau Ditekan Buruh, Ahok Tegaskan Tak Akan Naikkan UMP

- detikNews
Rabu, 10 Des 2014 11:54 WIB
Walau Ditekan Buruh, Ahok Tegaskan Tak Akan Naikkan UMP
Jakarta - Massa buruh lagi-lagi demo besar-besaran untuk meminta UMP dinaikkan. Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, para buruh meminta agar UMP dinaikkan dari Rp 2,7 juta menjadi Rp 3 juta. Menanggapi tuntutan itu, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bergeming.

Dia menegaskan tidak akan menaikkan UMP yang sudah disepakati meski pun dia dapat tekanan dari pihak buruh.

"(Walaupun ditekan) kalau enggak ada dasar dan alasannya ya kita tolak," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok sudah membantu buruh dengan menyetujui komponen yang dianggap penting. Salah satunya soal air minum, penggantian tepung terigu jadi mie instan, serta menaikkan UMP dengan alasan adanya inflasi.

"Kalau ada alasannya ya kita bantu. Tugas saya kan membantu semua orang. Kayak alasannya soal Aqua, mie instan dan inflasi, itu saya perjuangkan. Tapi kalau mau nonton bioskop di 21 ya enggak bisa kan. Kalau enggak masuk akal ya kita tolak, fair-fair saja," kata Ahok.

Mengenai buruh yang kini sedang longmarch dari Bundaran HI menuju Monas, Ahok mempersilakan mereka berdemo.

"Yah, mau demo ya gimana. Demo ya demo sajalah kan waktu itu sudah diperdebatkan, dan diperhitungkan, sudah dimasukin unsur itu (kenaikan BBM)," pungkasnya.

(ros/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads