Melalui akun Twitternya @aburizalbakrie, Ical memastikan bahwa syarat yang diajukan itu sesuai dengan aturan yang ada. "Syarat islah yg sy ajukan sesuai aturan yg ada:yaitu presidium yg inkonstitusional dibubarkan & Munas Bali yg sesuai aturan jalan terus," tulis Ical dalam akun Twitternya seperti dikutip detikcom, Rabu (10/12/2014).
Tawaran islah juga ditawarkan Ical sesaat sebelum digelarnya Munas Golkar di Bali 30 November sampai 4 Desember lalu. Saat itu Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung sendiri yang menawarkan islah kepada Agung Laksono Cs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tp mereka tetap menolak. Tdk mau datang dan buat Munas tandingan. Kita sdh tawarkan damai,tp mereka menolak. Jd siapa yg ingin pecah?" kata Ical masih melalui akun Twitternya.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lalu Mara Satria Wangsa membenarkan bahwa @aburizalbakrie adalah akun Twitter resmi Aburizal Bakrie (Ical).
(erd/nrl)











































