"Ada permintan," terang Direktur Pasca Sarjana Unpas Didi Turmudzi, Rabu (10/12/2014).
Didi menyampaikan, bagi Unpas memberikan pengajaran di Lapas adalah pengabdian. "Anggaran di Lapas lebih kecil, ini pengabdian saja. Kami menghadapi mahasiswa di kampus saja kewalahan," terang Didi.
Dia berharap pemberian fasilitas bagi napi koruptor akan memberikan kebaikan bagi mereka. "Semoga mereka mendapatkan hidayah, bisa khusnul khotimah. Itu harapan kami," urai dia.
"Jadi kami tidak memfasilitasi koruptor. Wrga binaan dan karyawan menginginkan pendidikan. Di zaman penjajahan, pendidikan di Lapas telah berjalan. Di tahun 60-an kuliah di Lapas sudah berjala," tambah Didi.
Kini setelah mendapat protes, pendidikan tak berlanjut. Untuk sementara program kuliah S2 dibekukan.
(ndr/mad)











































