"Sampai hari ini belum dapat informasi resmi. Kami tentu ikut kebijakan pemerintah, kami siap untuk pengabdian dan siap untuk tidak mengabdi," kata Direktur Pasca Sarjana Unpas Didi Turmudzi, Rabu (10/12/2014).
Didi juga menyampaikan, Unpas masuk menjadi tenaga pengajar dan pengelola program S2 ke Lapas Sukamiskin pun karena diminta oleh pihak Lapas.
"Sampai sekarang belum jalan, belum mulai belajar mengajarnya. Baru proses seleksi. Jadi dihentikan bagaimana? Perkuliahan belum mulai," urai dia.
Sejauh ini, menurut dia baru membuat perjanjian teknis antara Unpas dan Lapas Sukamiskin. "Jadi kalau diminta berhenti silakan, karena bukan Unpas saja yang di situ, ada kampus yang lain," tegasnya.
(ndr/mad)











































