Bahas Pelaksanaan Muktamar, DPP PKB Gelar Rapat
Sabtu, 22 Jan 2005 17:19 WIB
Jakarta - Waktu penyelenggaraan Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum diputuskan. Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) akan menggelar rapat untuk membahas soal itu, Sabtu (22/1/2005) malam. "Sejauh ini belum ada persiapan khusus mengenai persiapan Muktamar PKB namun tampaknya acara akan diundur satu bulan menjadi akhir April. Tapi, untuk lebih jelasnya nanti malam, kami akan rapat di DPP PKB," ujar Wakil Ketum Mahfud MD ketika dihubungi detikcom, Sabtu (22/1/2005). Selain itu, lanjut Mahfud, rapat DPP juga akan membahas masalah yang terjadi di setiap daerah. Rencananya, rapat akan berlangsung di DPP PKB, Jl. Kalibata, Jaksel, mulai pukul 19.00 Wib. Nama Mahfud disebut-sebut sebagai salah satu kandidat ketum. Menanggapi hal itu, Mahfud mengatakan dirinya belum berpikir lebih jauh soal bursa ketum. "Ya, saya telah mendengar nama saya disebut. Namun, terus terang itu bukan keinginan saya tetapi saya juga tidak boleh menolak dukungan," katanya.Ia menambahkan dirinya akan mengikuti proses yang berjalan. "Saya juga tidak mencari langkah-langkah pencarian dukungan. Saya jarang ke daerah menemui kelompok kuat di PKB yang bisa menjadikan seseorang menjadi ketum karena saya takut dianggap mengatur dan mencari dukungan," jelasnya. Selain Mahfud, sejumlah nama juga disebut-sebut sebagai kandidat ketum. Mereka adalah Muhaimin Iskandar, Saifullah Yusuf, Khofifah Indarparawansa, Ali Masykur Musa, AS Hikam dan Choirul Anam. "Dilihat dari permainan politiknya di Nahdlatul Ulama (NU), yang mempunyai peluang terbesar adalah Saifullah Yusuf karena berasal dari Ansor dimana Ansor merupakan pendukung besar di PKB," kata Pengamat Politik UI Arbi Sanit ketika diminta komentarnya. Ditanya dimana sebaiknya posisi Gur Dur, apakah di dalam atau di luar partai, menurut Arbi hampir sama dengan posisi Megawati di PDIP. "Akan ada pendukung yang kesal bila yang bersangkutan tidak dilibatkan walaupun nantinya tidak cukup fleksibel untuk memperbaiki kondisi partai," paparnya.
(rif/)











































