"Pertama kalinya dalam sejarah partai Golkar, tiga ketua umum ormas pendiri partai dipecat. Saya ketua umum ormas MKGR. Pendiri partai, Pak Agung Laksono yang juga Ketua Umum Kosgoro 57. Lawrance Siburian sebagai Ketua Presidium SOKSI dipecat," ujar Priyo di Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2014)
"Ini durhaka atau seperti maling kundang!" imbuh Priyo geram.
Priyo menyebut pihaknya telah mengupayakan rekonsiliasi dengan kubu Aburizal Bakrie (Ical) atas kisruh internal Golkar. Namun bak pepatah 'air susu dibalas dengan air tuba', Ical malah memecat beberapa kader senior Golkar.
"Beberapa hari terakhir ini kami melakukan rekonsiliatif, tapi dengan semena-mena malah dipecat," lanjut mantan pimpinan DPR itu.
Lantas apakah masih mau membuka pintu damai?
"Kalau itu bisa menyelamatkan itu semua, kenapa tidak? Tapi itu tergantung kepada pihak yang sedang bersengketa. Kita setuju islah asal dengan cara tidak rusuh, damai," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, selain tiga nama di atas, Ical pasca Munas Bali memberhentikan sebanyak 10 kader Golkar lainnya sehingga total 13 kader yang dipecat. Ketigabelas pengurus itu akhirnya bergabung menyelenggarakan Munas IX di Jakarta menghasilkan Agung Laksono sebagai ketua umum.
(aws/bal)











































