Komplotan Perampok di Taksi Express Curian Sudah Beraksi 4 Kali Selama Sepekan

Komplotan Perampok di Taksi Express Curian Sudah Beraksi 4 Kali Selama Sepekan

- detikNews
Senin, 08 Des 2014 19:21 WIB
Komplotan Perampok di Taksi Express Curian Sudah Beraksi 4 Kali Selama Sepekan
Jakarta -

Komplotan perampokan di dalam Taksi Express curian yang diotaki Sutrisno alias Trisno (41), merupakan pemain baru. Selama sepekan beraksi, Sutrisno Cs sudah merampok 4 penumpangnya.

"Berdasarkan catatan kami, ada 4 LP mengenai perampokan taksi ini, semua korbannya adalah perempuan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/12/2014).

Rikwanto menyebutkan, Sutrisno Cs menyasar korban di kawasan Kuningan dan SCBD, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut menjadi sasaran mereka karena banyak pekerja kantoran yang menggunakan taksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka menyasar korban perempuan yang pulang kerja malam," tutur Rikwanto.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, berdasarkan pengakuan para tersangka Sutrisno, Edwar Syah Jaya alias Eed (31) dan Agus Supriyatno (22), mereka pernah merampok korban seorang perempuan yang tidak dikenal para tersangka di kawasan SCBD, Jaksel pada tanggal 26 November 2014 sekitar pukul 19.00 WIB.

"Dari korban, mereka mengambil uang sebesar Rp 4 juta," kata Heru.

Saat itu, yang melakukan aksi tersebut yakni Sutrisno, Jambi (DPO) dan tersangka Eed.

Masih dengan formasi pelaku yang sama, para pelaku kembali melakukan perampokan pada tanggal 28 November 2014 sekitar pukul 19.00 WIB dengan korban berinisial JL, perempuan warga Rawamangun, Jakarta Timur. Dari korban JL, para pelaku mengambil uang sebesar Rp 900 ribu, 1 unit BlackBerry dan 1 unit iPhone.

"Kemudian, tersangka ST (Sutrisno), J (Jambi) dan ED (Eed) kembali melakukan aksinya pada hari yang sama sekitar pukul 22.00 WIB, di Mega Kuningan, Jaksel," tutur Heru.

Dari korban berinisial RW, warga Johar Baru, Jakpus ini, pelaku mengambil harta korban berupa uang sebesar Rp 900 ribu, 1 unit BlackBerry dan 1 unit iPhone 4. Terakhir, komplotan ini juga merampok di Taksi Express pada tanggal 1 Desember 2014 sekitar pukul 20.00 WIB. Pada TKP ini, tersangka Eed digantikan oleh tersangka Agus.

"Dari korban berinisial RP, mereka mengambil uang Rp 9,2 juta, 1 buah Machintosh, iPhone 5, kalung emas dan 1 unit BlackBerry," tambahnya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, dalam aksinya, para pelaku melakukannya dengan modus, di mana Sutrisno mencari penumpang di sekitar lokasi. Sementara tersangka Eed sudah bersembunyi di dalam bagasi.

"Setelah tersangka ST mendapat penumpang, mobil jalan beberapa meter, lalu memberi kode rem sebanyak 2 kali kepada tersangka ED yang sembunyi di dalam bagasi," ungkap Herry.

Tersangka Eed kemudian keluar dari dalam bagasi Taksi Express, lalu mengancam korban. Sementara Eed mengancam korban, Sutrisno menjalankan taksinya, lalu menjemput tersangka Jambi.

"Tersangka J dijemput di sebuah warung kopi, kemudian masuk ke dalam taksi dan ikut mengancam korban," tuturnya.

Selanjutnya, tersangka J berganti posisi dengan tersangka Eed. Sementara tersangka Eed menguras isi ATM para korbannya.

(mei/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads