Proses penyelidikan bentrokan antara anggota TNI AD Batalyon 134/Tuah Sakti dengan anggota Brimob di Batam berlanjut. Prajurit TNI yang terlibat bentrokan akan dipecat. Sedangkan anggota yang tak terlibat akan digembleng menjadi prajurit elite Raider.
"Pasti ada yang dipecat. Karena saya dapat laporan ada hal-hal yang memberatkan yang memungkinkan dia dipecat," kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo menjawab pertanyaan wartawan di Mabes TNI AD, Jl Veteran, Jakpus, Senin (8/11/2014).
Gatot mengatakan, saat ini proses penyelidikan bentrokan itu sudah rampung dan sudah memasuki proses penyidikan. Setelah penyidikan beres kasus itu akan masuk ke auditor militer dan pengadilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya ada berapa banyak yang akan disekolahkan, Gatot menyatakan sekitar 500 orang. "Kalau yang dalam penyidikan ada sekitar 100 sekian," katanya.
Gatot mengatakan, nantinya satu batalyon itu akan diubah menjadi batalyon Raider dengan persenjataan yang lebih baik. "Iya satu batalyon jadi batalyon Raider. Dilengkapi dengan senjata yang
benar benar memiliki efek karena dia di perbatasan," katanya.
Berdasar Wikipedia, batalyon Raider adalah satu batalyon pasukan elite infanteri TNI. Sebagai kekuatan penindak, kekuatan satu batalyon raider (yonif/raider) setara tiga kali lipat kekuatan satu batalyon infanteri (yonif) biasa di TNI Angkatan Darat. Setiap batalyon raider terdiri atas 747 personel. Mereka memperoleh pendidikan dan latihan khusus selama enam bulan untuk perang modern, anti-gerilya, dan perang berlarut. Tiap-tiap batalyon ini dilatih untuk memiliki kemampuan tempur tiga kali lipat batalyon infanteri biasa. Mereka dilatih untuk melakukan penyergapan dan mobil udara, seperti terjun dari helikopter.
Dalam kesempatan itu, Gatot juga meluruskan bahwa Pangdam Bukit Barisan Mayjen TNI Winston Simanjuntak tak dicopot terkait bentrok di Batam yang terulang dua kali itu. "Jadi Pangdam ini baru berumur 2 bulan, media menerimanya pangdam diganti. Benar Batam, tapi Batam I (yang diganti)," katanya.
(nal/nrl)










































