Cabut Gugatan Roy Suryo, Imam: Saya Tidak Mau Hambat Pembangunan DKI

Cabut Gugatan Roy Suryo, Imam: Saya Tidak Mau Hambat Pembangunan DKI

- detikNews
Senin, 08 Des 2014 14:42 WIB
Cabut Gugatan Roy Suryo, Imam: Saya Tidak Mau Hambat Pembangunan DKI
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan akan bersinergi dengan pemrov DKI untuk melakukan pembangunan. Salah satunya, terkait pembongkaran stadion Lebak Bulus terkait pembangunan transportasi massal MRT.

“Kita sudah tandatangan, karena saya tidak ingin diaanggap menghambat pembangunan di DKI,” kata Imam di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2014).

Mengenai pembongkaran stadion itu, Imam mengaku tidak terlalu tahu teknisnya. Pada masa Menpora yang lama, Roy Suryo, pembongkaran stadion ini sempat terhambat. Bahkan Ahok dan Roy sempat berseteru sampai kasusnya dilaporkan ke polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Lagi proses pembongkaran, tapi saya enggak tau teknisnya. Tapi itu enggak boleh telat juga kan, MRT. Harus ada pengganti dong stadionnya. Yang pasti ketika Lebak Bulus direlokasi harus ada penggantinya dan itu sudah ada di taman BMW. Kalau di BMW masih ada persoalan silahkan Pemprov selesaikan," jelasnya.

Lebih lanjut keduanya juga sempat membahas soal Asian Games 2018 saat bertemu di ruang kerja pribadi Ahok. Menurut Imam saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan soal venue yang akan digunakan, termasuk di antara Stadion Gelora Bung Karno.

"Kita lagi nunggu payung hukum, Keppres digodok Kementerian Mbak Puan. Mudah-mudahan dalam waktu cepat segera keluar dan jadi payung hukum selanjutnya. Soal anggaran kita belum bisa sampaikan karena itu terkait venue, dan banyak hal karena semua kementerian akan terkait nantinya," terang Imam.
 
Di sampingnya, Ahok tersenyum dan berkata sumringah. "Sudah ada dua yang dicabut. Soal Stadion Lebak Bulus dan termasuk juga gugatan ke kita juga sudah dicabut, yang gugatan Kemenpora kepada pemprov DKI di Bareskrim Polri," ujar Ahok.

Ahok sendiri menambahkan dia sudah melunak soal pengelolaan kawasan GBK. Sebelumnya dia ngotot meminta agar kawasan tersebut diserahkan untuk dikelola pemprov DKI. Namun setelah bertemu Imam, Ahok setuju bahwa kawasan GBK harus dikelola oleh Kemenpora. Dia hanya meminta agar kawasan hijau, propertinya, termasuk parkirnya bisa dikelola oleh DKI

(ros/fjp)


Berita Terkait