Polisi Imbau Pedagang Banda Aceh Segera Buka Toko
Sabtu, 22 Jan 2005 07:03 WIB
Jakarta - Polisi mengimbau para pedagang dan pengusaha di Banda Aceh agar segera membuka kembali tokonya. Hal ini akan meningkatkan keamanan di Banda Aceh dan mencegah terjadinya penjarahan."Situasi Banda Aceh sekarang sudah lebih kondusif. Pasar-pasar sudah kembali dipadati oleh warga. Kami berharap para pedagang dan pemilik toko segera membuka usahanya," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Zainuri Lubis, ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Sabtu (22/1/2005).Lubis yang saat ini masih berada di Banda Aceh menyatakan, polisi merasa akan sangat terbantu bila para pemilik toko kembali membuka tokonya. "Kita bisa sama-sama menjaga keamanan. Toko yang sepi dan tidak ada penghuninya menjadi sasaran empuk untuk para penjarah," ujarnya.Saat ini, menurut Lubis, pasar yang sudah mulai berfungsi adalah pasar Ketapang dan Lambaro. Namun sebagian besar toko di sana masih ditinggalkan pemiliknya. "Kami mengimbau para pemilik atau saudara-saudaranya untuk segera membuka kembali toko tersebut. Minimal pencegahan kejahatan bisa dilakukan," tuturnya.Pasca bencana tsunami, situasi Banda Aceh memang rawan kejahatan. Penjarahan dan tindak kriminal lainnya marak terjadi. Sampai saat ini, Lubis mengungkapkan, sudah terjadi 36 kasus penjarahan di Banda Aceh yang melibatkan 43 orang tersangka.
(ast/)











































