3 DPD Golkar Pro Ical Tolak Munas Tandingan Kubu Agung Cs

Golkar Pecah

3 DPD Golkar Pro Ical Tolak Munas Tandingan Kubu Agung Cs

- detikNews
Sabtu, 06 Des 2014 11:58 WIB
3 DPD Golkar Pro Ical Tolak Munas Tandingan Kubu Agung Cs
Jakarta - Partai Golongan Karya kubu Agung Laksono Cs akan menggelar Musyawarah Nasional mulai Sabtu (6/12/2014) malam nanti. Anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar Yorrys Raweyay menyebut sudah ada 240 Dewan Pimpinan Daerah baik tingkat I maupun II yang sudah mendaftar untuk hadir.

Bagaimana sikap DPD Golkar lainnya?

Ketua DPD I Sulawesi Tenggara Ridwan Bae mengatakan pihaknya tak akan hadir dalam acara Munas Tandingan yang digelar kubu Agung Cs. "Tidaklah karena kami yakin itu (Munas) tidak (sah)," kata Ridwan Bae kepada detikcom, Sabtu (6/12/2014).

DPD II Depok juga tak akan hadir dalam Munas tandingan kubu Agung. Ketua DPD II Golkar Depok, Jawa Barat Babai Suhaimi mengatakan Munas Golkar tandingan tak dikenal dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Baibai Munas Golkar yang digelar kubu Ical di Nusa Dua Bali sejak 30 November hingga 4 Desember adalah sah. Apabila ada pihak lain yang ingin menggelar munas tandingan, maka itu tidak sah.

"Lagian Pak Agung Laksono sudah dipecat, baik kepengurusan dan keanggotaan, kalau dia mengadakan (Munas) berarti itu di luar Partai Golkar," kata Baibai saat berbincang dengan detikcom.

Ketua DPD Golkar Bali, I Ketut Sudikerta mengatakan pihaknya tak akan menghadiri Munas tandingan yang digelar kubu Agung Laksono. Alasannya, Munas tandingan atau adanya presidium tidak diakui ada dalam AD/ART partai. "kami kompak, dan seluruh DPD II tidak akan hadir," ujarnya, saat ditemui di Score Bar, Sanur, Denpasar Jumat (5/12).

Sudikerta menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas apabila ada kader Golkar Bali yang nekat mendatangi Munas kubu Agung Laksono. Sanksi tegas akan ditegakkan, karena melanggar AD/ART. "Jika rencana di Jakarta berubah, dan ke Bali kami akan menolak," kata politisi yang juga Wakil Gubernur Bali itu.

(erd/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads