Rumah Tergenang, Ratusan Warga Kampung Pulo Masih Ngungsi
Jumat, 21 Jan 2005 17:00 WIB
Jakarta - Walau pun banjir mulai surut keadaan warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, masih memprihatinkan. Ratusan warga masih mengungsi di tenda-tenda darurat karena rumahnya masih tergenang air.Menurut pantauan detikcom, Jumat (21/1/2005) sore, sebagian warga mengungsi di Sekolah Santa Maria di Jalan Jatinegara Barat yang terletak di bagian depan Kampung Pulo. Di sini terdapat tiga tenda peleton sebagai tempat berteduh para pengungsi.Warga juga mengungsi di jalur lambat Jalan Jatinegara Barat. Mereka menempati tenda yang dipasang sepanjang jalur lambat. Di sini dipasang satu tenda untuk pengungsi dan satu tenda sebagai dapur umum.Kopda Achmad Marulo, yang bertugas di dapur umum, menyatakan satu peleton TNI sudah disiapkan untuk membantu warga. "Saat ini kami sedang masak daging sapi qurban untuk dibagikan kepada warga."Bersihkan RumahSebagian besar warga, khususnya yang tinggal di bagian yang lebih tinggi dan air sudah surut, mulai membersihkan rumah dan perabotan rumah tangga. Ada juga yang tampak sedang mencuci baju. Sementara warga yang tinggal di bagian kampung yang lebih rendah masih mengungsi karena rumahnya masih tergenang.Salah seorang pengungsi, Sana'ah (37), menyatakan belum bisa kembali ke rumahnya karena rumahnya yang bertingkat dua masih tergenang air setinggi dada. "Dan lumpur yang ada di lantai dua rumah saya sampai setinggi pinggang," ujarnya.Sana'ah mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Ia hanya bisa membawa pakaian dan seragam sekolah putrinya yang masih berusia 10 tahun. Sana'ah juga mengaku belum mendapat daging qurban.
(gtp/)











































