AS Segera Tarik Pasukan dari Aceh
Jumat, 21 Jan 2005 15:05 WIB
Jakarta - AS akan segera memulai menarik pasukannya dari Aceh dan mengakhiri operasi bantuan kemanusiaan. Diharapkan penarikan pasukan selesai dalam 60 hari.Hal itu sesuai dengan permintaan Pemerintah Indonesia agar pasukan asing meninggalkan Aceh pada akhir Maret 2005."Misi kemanusiaan di Indonesia, India, Sri Lanka, Thailand dan negara lainnya yang terkena bencana telah berubah dari fase bantuan darurat menjadi rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Komandan Pasifik AS Laksamana Thomas B Fargo.Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Kuala Lumpur Malaysia seperti dilaporkan Associated Press, Jumat (21/1/2005)."Dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi ini, tuan rumah lebih tepat untuk mengambil peran, dibantu oleh organisasi internasional," ujar Fargo.Tercatat sebanyak 15 ribu pasukan AS disebarkan ke negara-negara yang terkena bencana tsunami untuk menjalankan operasi bantuan kemanusiaan.Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto kemarin menuturkan, pasukan asing yang berada di Aceh sebanyak 3.711 personel dari 11 negara. Paling banyak Singapura dengan 965 personel, paling sedikit AS dengan 36 personel.Rinciannya, Singapura 965 personel, Australia 385 personel, Jerman 301 personel, Malaysia 265 personel, Perancis 250 personel, Pakistan 200 personel, Rusia 160 personel, Swis 50 personel, Brunai 47 personel, Inggris 40 personel, AS 36 personel.
(sss/)











































