Din Ngaku Lebih Nyaman di Muhammadiyah daripada Partai

Din Ngaku Lebih Nyaman di Muhammadiyah daripada Partai

- detikNews
Jumat, 21 Jan 2005 11:11 WIB
Yogyakarta - Wakil Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr HM Din Syamsuddin mengaku lebih nyaman berada di Muhammadiyah untuk melakukan pengabadian dan berjuang daripada kembali terjun ke arena politik saat ini.Ha itu dikatakan Din Syamsuddin saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kesediaannya menjadi calon ketua umum PAN, usai memberikan kotbah Idul Adha di Alun Alun Utara Yogyakarta, Jumat (21/1/2005)."Saya lebih merasa nyaman dan dapat membawa massa yang lebih besar jika mengabdi dan berjuang di jalur dakwah dan kultural," katanya.Menurut Din, melakukan pemberdayaan masyarakat termasuk juga berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup umat Islam adalah suatu agenda yang perlu diusung bersama-sama."Karena itulah saya lebih memilih jika diizinkan untuk dapat berjuang di jalur ini," ujarnya.Meski demikian Din berpendapat, kehidupan politik praktis, politik kepartaian itu adalah baik dan penting agar umat Islam tidak menjadi korban dari permainan politik kelompok-kelompok lainnya.Namun meski dirinya tidak lagi tertarik terjun ke politik, saat ini perlu adanya pembagian tugas dari orang-orang Muhammadiyah yang akan ditugasi di kepartaian dan di organisasi Muhammadiyah."Saya pernah berjuang di politik praktis sudah menyatakan diri sejak tahun 2000 untuk berjuang di jalur dakwah dan kultural," tegas Sekjen MUI ini.Meski tidak diatur secara khusus soal terjun ke dunia politik, lanjut dia, semua anggota Muhammadiyah diberikan kebebasan untuk memilih secara individu. Kenyataannya banyak kader-kader Muhammadiyah yang terjun ke politik.Khusus mengenai PAN yang punyai hubungan ideologis dan aspiratif dengan Muhammadiyah, dia mengakui memang perlu dipimpin oleh kader Muhammadiyah sebagai konstituen utamanya. Sebab kalau tidak dipimpin kader Muhammadiyah pasca Amien Rais selaku ketua umum PAN maka boleh jadi konstituen utamanya akan lari dari partai tersebut."Oleh karena itu pilihlah di antaranya kader-kader Muhammadiyah yang ada di Partai Amanat Nasional itu," imbau Din. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads