Menlu Minta Kejelasan Proses Evakuasi 11 Jasad WNI ABK Kapal Oryong

Menlu Minta Kejelasan Proses Evakuasi 11 Jasad WNI ABK Kapal Oryong

- detikNews
Jumat, 05 Des 2014 16:35 WIB
Menlu Minta Kejelasan Proses Evakuasi 11 Jasad WNI ABK Kapal Oryong
Jakarta - Dari 35 WNI anak buah kapal (ABK) dalam tenggelamnya Kapal Oryong, 14 di antaranya telah ditemukan, tiga dimasih hidup. Menanggapi kondisi tersebut, Menlu Retno Marsudi meminta kejelasan pemerintah Korea Selatan terkait proses evakuasi jasad 11 WNI itu.

"Pagi tadi saya melakukan komunikasi dengan dubes Korsel yang ada di Jakarta, intinya kita (Kemenlu) meminta mengharapkan kiranya segera ada kejelasan mengenai evakuasi yang sudah ada di Kapal Oryong," kata Retno di Restoran Sate Khas Senayan, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2014).

Retno mempertanyakan kepada pemerintah Korsel kapan korban akan dibawa ke Busan, Korsel untuk dilakukan post mortem (data-data korban setelah mati).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena dari titik ini (post mortem) kemudian kita bisa merancang semuanya. Kemarin ada tim koordinasi yang kita sebar untuk bertemu dengan keluarga termasuk dari kepolisian yang mengambil data ante mortem," jelasnya.

"Jadi berdasarkan data ante mortem ini nanti akan kita cocokkan dengan data post mortem-nya pada saat jenazah sudah diterima," sambungnya.

Retno menyampaikan pada pihak pemerintah Korsel bahwa Indonesia bersedia untuk mengirim tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri untuk membantu proses post mortem.

"Jadi kira-kira perkembangan sampai saat ini seperti itu. Jadi kita akan update lagi di titik terdekat TKP, kita ada tim di sana, di Moskow untuk koordinasi kemenlu dan otoritas lainnya ada, di Seoul kita ada tim, di Busan juga ada tim, dan kita (Kemenlu) di sini di Jakarta juga sudah menyebar semuanya ke keluarga korban, jadi intinya gitu," terangnya.

(tfn/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads