Dikonfirmasi Polri, WorldHelp Bantah Kirim 300 Anak Aceh ke AS
Kamis, 20 Jan 2005 18:28 WIB
Jakarta -
Mabes Polri telah melakukan konfirmasi kepada WorldHelp mengenai rumor 300 anak Aceh yang akan dibawa keluar Aceh untuk dikirim ke AS untuk diadopsi. WorldHelp membantahnya, bahkan tidak pernah melihat anak-anak tersebut.Demikian hasil konfirmasi penyidik Mabes Polri dengan Pendeta penghubung WorldHelp Henry Lantang maupun dengan WorldHelp yang berbasis di Virginia AS seperti disampaikan oleh Direktur I Keamanan Transnasional Mabes Polri Brigjen Pol Pranowo kepada wartawan di Mabes Polri jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (20/1/2005)."Kita sudah konfirmasi ke WorldHelp, tapi tidak ada. Memang semula ada niat untuk mengadopsi anak-anak Aceh tapi batal. Informasi itu berasal dari Henry," kata Pranowo.Dijelaskan dia, saat dikonfirmasi, Henry mengaku mendapatkan informasi adanya anak-anak Aceh yang akan diadopsi berasal dari SMS-SMS yang diterimanya. Meski demikian, Henry mengaku hingga kini belum pernah melihat anak-anak tersebut.Bahkan Henry, menurut Pranowo, tidak hanya menerima satu SMS, tapi banyak SMS yang menginformasikan tentang pengadopsian 300 anak Aceh itu. Rencana adopsi kemudian batal dan tidak ada pengiriman anak-anak Aceh tersebut ke AS maupun ke tempat lainnya.Hingga kini polisi belum menemukan adanya kasus-kasus penjualan maupun penculikan anak Aceh. Namun polisi tetap akan melakukan pemantauan. "Kita tetap pantau adanya human trafficking, tapi sampai sekarang kasus itu belum ditemukan," tukas Pranowo.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































