"Ada 95 orang yang dirawat, dan satu orang kritis," jelas Kasat Narkoba Polres Sumedang, AKP I Nyoman Yudhana, Jumat (5/12/2014).
Warga yang dirawat ini rata-rata hanya menderita pusing dan mual saja. "Jadi mereka ini pernah minum di warung jamu itu, takut kenapa-kenapa terus ke rumah sakit. Kondisinya sehat, bahkan di lorong rumah sakit jalan-jalan dengan infus," urai Nyoman.
Menurut Nyoman dalam kasus ini, sudah 10 orang tewas. Penyidik sudah menetapkan satu tersangka D yang merupakan penjual dan peracik jamu oplosan.
"Ada dua orang yang masih buron," tutup dia.
(ndr/mad)











































