KMP di Ambang Pecah, Hatta Jadi Penengah

Perpu Pilkada Langsung

KMP di Ambang Pecah, Hatta Jadi Penengah

- detikNews
Kamis, 04 Des 2014 18:48 WIB
KMP di Ambang Pecah, Hatta Jadi Penengah
Jakarta - Koalisi Merah Putih (KMP) di ambang perpecahan gara-gara penolakan Perpu Pilkada Langsung yang digelorakan Golkar lewat keputusan Munas. Di saat konflik internal KMP memanas, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa mengambil inisiatif sebagai penengah.

Hatta mengingatkan pentingnya mematuhi sebuah komitmen yang telah disepakati bersama. "Integritas kita sangatlah ditentukan oleh sejauh mana kita melaksanakan sebuah komitmen," kata Hatta dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/12/2014).

Memang konflik terkait Perpu Pilkada Langsung ini kembali mencuat. PD merasa KMP tak menghargai perjanjian dengan SBY. Bahkan Ketua Harian DPP PD Syarief Hasan yang sempat hadir di pembukaan Munas tak menghadiri penutupan Munas Partai Golkar yang memutuskan menolak Perpu tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bila demikian, berarti mereka mengingkari komitmen yang sudah dibikin dengan Pak SBY. Biar rakyat yang tahu," kata Ketua Harian DPP PD Syarief Hasan bereaksi keras terhadap keputusan Munas Golkar itu, Rabu (3/12/2014).

Seolah tak ingin perpecahan di tubuh KMP meluas, Hatta mengungkap keyakinan KMP bakal kompak mendukung Perpu yang dikeluarkan Presiden SBY tersebut. "Saya yakin bahwa kawan-kawan di KMP pasti akan sepakat dengan Perpu ini. Masalah Perpu ini tidak akan merusak dan mengganggu kekompakan KMP," ujar Hatta optimistis.

Hatta juga pernah berinisiatif sebagai penengah kala mendamaikan KMP dan KIH di DPR RI. Hasilnya pun menggembirakan, KMP dan KIH sepakat berbagi kursi dan akan segera mervisi UU MD3. Namun belakangan seiring Munas Golkar yang memanas, partai beringin dan KMP mulai menarik-ulur pembahasan revisi UU MD3 hingga ditunda cukup lama.

Lalu apakah upaya Hatta menenangkan keadaan untuk kedua kalinya akan berhasil?

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads