Pasukan Asing di Aceh 3.711 Orang, Singapura Paling Banyak

Pasukan Asing di Aceh 3.711 Orang, Singapura Paling Banyak

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2005 17:01 WIB
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto mengatakan pasukan asing yang berada di Aceh sebanyak 3.711 personel dari 11 negara. Paling banyak Singapura dengan 965 personel, paling sedikit AS dengan 36 personel.Rinciannya yakni Singapura 965 personel, Australia 385 personel, Jerman 301 personel, Malaysia 265 personel, Perancis 250 personel, Pakistan 200 personel, Rusia 160 personel.Selanjutnya, Swis 50 personel, Brunai 47 personel, Inggris 40 personel dan terakhir Amerika Serikat 36 personel.Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dalam rapat kerja dengan komisi I DPR RI di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2005).Menurut panglima, Malaysia berencana mengirim lagi 592 personel.Ketika ditanya sampai kapan pasukan asing di Aceh, panglima mengatakan sampai beberapa bulan ke depan. "Dilihat sampai pihak kita bisa mengambil alih, mungkin beberapa bulan ke depan," kata Panglima.Beri PenghargaanPanglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan akan memberi penghargaan bagi anggota TNI yang terlibat operasi kemanusiaan di Aceh pasca tsunami.Saat ini, pasukan TNI di Aceh mencapai 45 ribu orang. Dua pertiganya digunakan untuk operasi kemanusiaan dan sepertiga untuk penanganan keamanan. Rencana, akan menambahkan 1.000 taruna. "Ini memang sudah dianggarkan rutin setiap tahun. Selain itu, ada rencana mengalihkan Manunggal Masuk Desa (MMD) sebanyak 40 satuan setingkat kompi ke Aceh," ujarnya.Anggota TNI yang meninggal akibat tsunami di Aceh dan Sumut 61 orang dan 290 masih hilang. Selain itu, 2 orang PNS meninggal dan 13 hilang. Istri anggota TNI yang meninggal ada 46 orang dan 265 orang hilang. Anak-anak keluarga TNI yang meninggal 107 orang dan 542 orang hilang. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads