Misteri Tjipetir di Eropa

Membandingkan Karet Tjipetir yang Terdampar di Eropa dan Produksi Terkini

- detikNews
Kamis, 04 Des 2014 16:25 WIB
Sukabumi - Blok karet yang ditemukan penduduk Eropa bentuknya kotak persegi panjang dengan cap 'Tjipetir'. Ternyata, produk dengan deskripsi itu sudah lama tak digunakan lagi. Bagaimana kini bentuknya?

Saat pabrik itu didatangi detikcom, Kamis (4/12/2014), terlihat beberapa sampel hasil produksi terkini. Bentuknya bulat dengan diameter kurang dari 50 cm. Warnanya dominan putih kecoklatan tanpa logo atau cap bertuliskan Cipetir.

Menurut pengawas sekaligus penanggung jawab pabrik, Budi Prayudi, blok karet berbentuk bulat itu sudah mulai dipakai setelah era kemerdekaan. Namun dia tidak bisa memastikan kapan persis pergantian desain tersebut dilakukan.

"Pokoknya saya kerja di sini sejak tahun 1996 juga sudah cetakan bulat, sebelum direhab tahun 1986 pun sudah bulat, cerita Budi saat diwawancarai detikcom.

Budi juga tidak lagi melihat ada cetakan kotak atau cap 'Tjipetir' di pabrik. Peralatan itu sudah tidak digunakan lagi dan tidak diketahui di mana rimbanya.

"Mesin-mesinnya yang dulu juga udah nggak ada buat cetak yang kotak itu," terangnya.

Sementara produk Tjipetir yang terdampar di Eropa bentuknya kotak berukuran sama dengan tablet komputer. Tulisan 'Tjipetir' tampak jelas di bagian tengah. Warnanya sudah agak kecokelatan dan cenderung hitam.

Blok-blok karet itu bisa digunakan untuk berbagai produk. Mulai dari pelapis ban formula 1, bola golf, hingga kebutuhan peralatan medis dan obat-obatan. Maka itu tak heran, ketika sedang jaya-jayanya, produk itu bisa tersebar hingga daratan Eropa.

(mad/mad)