Sejumlah anggota Koalisi Merah Putih (KMP) mewacanakan akan menolak Perpu Pilkada Langsung yang dikeluarkan Presiden SBY. Ketua Umum PAN Hatta Rajasa yakin KMP pada akhirnya akan menerima Perpu Pilkada langsung sebagai sebuah komitmen yang telah disepakati bersama.
"Perpu itu adalah sebuah komitmen yang telah kita buat dan kita sepakati bersama. Kemudian berikutnya integritas kita sangatlah ditentukan oleh sejauh mana kita melaksanakan sebuah komitmen," kata Hatta Rajasa.
Hal ini disampaikan Hatta saat diwawancara detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (4/12/2014). Hatta Rajasa saat ini tengah menjalankan ibadah umroh bersama keluarga dan sore ini Hatta sedang berada di Madinah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal yang sama juga saat kita KMP membuat sebuah komitmen untuk menjalankan Perpu yang isinya adalah melaksanakan pemilihan kepala daerah secara langsung dengan perbaikan-perbaikan dalam pelaksanaannya, maka itu pun harus kita jalankan karena itu adalah sebuah komitmen," papar mantan Menko Perekonomian ini.
Hatta tak memungkiri terkadang banyak godaan untuk tidak menjalankan komitmen. Namun sebagai pemimpin, masih menurut Hatta, seharusnya dapat menjelaskan terkait pentingnya menghormati komitmen.
"Bahwa komitmen atau kesepakatan yang dibuat apalagi menyangkut kepentingan yang lebih besar haruslah dapat kita jalani," tegas Hatta.
"Saya yakin bahwa kawan-kawan di KMP pasti akan sepakat dengan Perpu ini. Dan masalah Perpu ini tidak akan merusak atau mengganggu kekompakan KMP," pungkasnya.
Persoalan ini muncul setelah Keputusan Munas IX Golkar menolak Perpu Pilkada langsung yang dikeluarkan Presiden SBY. Setelah itu KMP membuka peluang menolak Perpu tersebut.
"SBY buka peluang untuk terjadinya penolakan tersebut, karena beliau katakan sebelumnya mengakomodasi KMP (ternyata tidak)," kata politikus senior PKS yang kini menjabat Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid.
Masalah ini kemudian meluas, Ketua Harian DPP PD Syarief Hasan tidak menghadiri penutupan Munas Golkar konon karena merasa dikhianati. Sedangkah Ketua Umum PAN Hatta Rajasa tidak hadir karena sedang beribadah umroh bersama keluarga.
(van/asy)










































