"Dari pendeteksi metal di dasar laut dengan menggunakan alat pendeteksi sonar diperoleh sinyal bahwa ada metal di lokasi tersebut dengan kedalaman 40 sampai dengan 60 meter," ujar Puskom Publik Kemenhub JA Barata, Kamis (4/12/2014).
Menurut Barata, lokasi tersebut telah diblokir atau dikelilingi dengan kapal. Namun karena Rabu (3/12/2014) angin agak kencang atau cuaca tidak memungkinkan, maka pencarian sementara dihentikan.
"Hari ini akan diteruskan kembali (pencarian)," ujar Barata.
Pesawat penyemprot pupuk itu berisi 1 pilot bernama Jasril dan 1 engineer bernama Pian Sopian. Keduanya diduga masih berada di dalam pesawat. Besar kemungkinan keduanya masih menggunakan atau terikat dengan sabuk pengaman pesawat.
Tim SAR juga telah menemukan handbag kru berupa laptop dan dokumen. Ditemukan juga potongan elevator pesawat, potongan main landing gear (RH/LH/Tail).
(nik/ndr)











































