"Mereka datang dengan visa turis. Kemudian mereka kebanyakan tinggal di sebuah vila di kawasan Puncak," kata Kepala Imigrasi Bogor, Herman Lukman di kantor Imigrasi Jalan A Yani, Bogor, Rabu (3/12/2014) malam.
Di kawasan Puncak, kata Herman, perempuan-perempuan tersebut bekerja sebagai PSK untuk melayani tamu-tamu asal Timur Tengah yang kerap datang di kawasan Puncak, Bogor.
Herman menduga, PSK-PSK tersebut memiliki jaringan yang sudah terorganisir. Pasalnya, kata Herman, pihaknya sempat tertahan dan harus menemui beberapa orang sebelum membawa para PSK tersebut. "Bisa jadi mereka terkoordinasi, karena saat kemarin kita melakukan penyelidikan, harus menembus ke beberapa pihak," ungkapnya.
Hingga saat ini, perempuan-perempuan cantik ini masih di kantor Imgrasi Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tidak seorangpun yang bersedia didekati dan diwawancara. Bahkan, para PSK sempat marah dengan bahasa mereka, saat tahu banyak wartawan yang meliput.
(rmd/rmd)











































