Gereja di Semarang Diancam Bom

Gereja di Semarang Diancam Bom

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2005 15:44 WIB
Semarang - Ancaman bom di Semarang masih terjadi. Kali ini giliran Gereja Kristen Indonesia Peterongan Semarang, Jl. Kompol Maksum jadi korbannya. Untungnya, setelah disisir ancaman itu tidak terbukti.Ancaman datang melalui telepon pada pukul 10.45 WIB, Kamis (20/1/2005). Telepon diterima staf TU gereja Heri Purnomo. Heri mengatakan, suara penelpon laki-laki dan terdengar sejumlah suara lainnya. Dalam teleponnya, si pengancam menanyakan, "apa betul ini gereja?". Heri menjawab betul. Mendapat jawaban itu, si penelepon mengatakan, "10 menit lagi bom seperti di hotel Marriott akan meledak di tempat anda". Kemudian telepon ditutup, klek.Telepon di gereja dilengkapi dengan ID Caller. Namun saat telepon itu diterima, nomor si penelepon tidak muncul. Heri kemudian melaporkan ancaman itu ke Kepala Gereja Totok Santoso yang lantas melaporkan ke Polsek Lamper Tengah.Satu jam kemudian polisi datang untuk menjaga lokasi. Disusul 9 tim gegana Brimob Polda Jateng datang yang dipimpin Iptu Sukarjo. Tim Gegana kemudian menyisir 8 ruangan gereja hingga lokasi di luar ruangan. Setelah yakin tak ada benda mencurigakan tim gegana meninggalkan lokasi pukul 13.30 WIB. Ancaman bom tersebut merupakan ancaman ke-7 kali dalam waktu 5 bulan ini. Sebelumnya 5 sekolahan dan stasiun Tawang yang menjadi korban. (iy/)


Berita Terkait