Inggris akan Menjamin Keselamatan Pasukan Jepang di Irak
Kamis, 20 Jan 2005 15:40 WIB
Jakarta - Pemerintah Inggris telah menawarkan jaminan keselamatan bagi pasukan Jepang di Irak selatan. Demikian dikatakan Perdana Menteri (PM) Jepang Junichiro Koizumi.Dikatakan Koizumi, ia mendapat janji tersebut dari Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw, yang tengah berada di Jepang untuk lawatan selama dua hari. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (20/1/2005).Janji ini disampaikan Inggris setelah pasukan Belanda yang bertugas melindungi kontingen Jepang, akan ditarik mundur dari Irak. Sebanyak 1.300 pasukan Belanda tersebut dijadwalkan segera mengakhiri misi mereka dan akan meninggalkan Irak pada pertengahan Maret mendatang.Menurut Koizumi, Straw telah mengatakan padanya bahwa Inggris akan memberikan kerjasama penuh, karena pasukan Inggris bertanggung jawa atas keamanan di wilayah Irak selatan. Sekitar 550 pasukan non-tempur Jepang ditempatkan di kota Samawa, provinsi Muthana untuk misi kemanusiaan. Ini merupakan pengerahan militer Jepang yang pertama ke negara konflik sejak tahun 1945 silam. Sesuai konstitusi, pasukan Jepang itu dilarang menggunakan senjata mereka, kecuali untuk mempertahankan diri. PM Koizumi pada Desember lalu telah memperpanjang misi kontroversial itu hingga setahun mendatang.
(ita/)











































