SBY Buka Porwanas, Mahasiswa Riau Ancam Demo

SBY Buka Porwanas, Mahasiswa Riau Ancam Demo

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2005 12:46 WIB
Pekanbaru - Bila Presiden SBY ngotot hadir membuka Porwanas di Pekanbaru, maka mahasiswa di Riau akan melakukan aksi demo. Di mata mereka, acara itu hanya menghabiskan uang rakyat Riau.Berbagai elemen masyarakat di Riau mengecam pelaksanaan Porwanas dengan dana APBD sebesar Rp 6 miliar. Baik wartawan dan LSM sudah mendesak Gubernur Riau, Rusli Zainal dan DPRD Riau untuk membatalkan acara tersebut. Tapi, pemerintah di Riau tidak peduli.Jalan terakhir yang akan dilakukan mahasiswa adalah demo. "Kita akan mendemo SBY bila memang memaksakan kehendaknya untuk hadir di Pekanbaru membuka acara Porwanas di tengah kesusahan rakyat Aceh dan Sumut," kata Edison, mahasiswa Universitas Riau (Unri) kepada detikcom, Kamis (20/1/2005) di Kampus Unri, Panam, Pekanbaru.Menurut Edison, sebaiknya SBY mengurusi masalah Aceh dan Sumut pasca badai tsunami yang sampai kini belum bisa teratasi secara maksimal. Malah pemerintah Indonesia dituding dunia internasional lambat mengatasi bencana di Aceh dan Sumut."Akan lebih terhormat bila Presiden SBY lebih fokus dalam masalah korban tsunami ketimbang ngurusi masalah Porwanas yang hanya acara seremonial menari di atas penderitaan rakyat. Kalau tetap hadir, kita akan melakukan aksi demo besar-besaran," kata Edison.Hal senada juga diungkapan Ahmad Fikri, mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR). Menurutnya, demi martabat bangsa Indonesia di mata internasional, akan lebih terhormat bila Presiden SBY mendahulukan masalah korban tsunami ketimbang menghadiri acara Porwanas.Lagipula, katanya, sangat tidak etis bila SBY membuka event nasional olahraga wartawan yang dananya seluruhnya dibebankan kepada rakyat Riau. Jika memang Porwanas ini event nasional, mesti pemerintah pusat ikut andil dalam memberikan dana bantuan lewat APBN."Kalau memang ini event nasional, mengapa pemerintah pusat tidak membantu dana Porwanas? Jangan seenaknya membebankan kepada rakyat Riau. Padahal, sudah banyak kekayaan Riau yang dikeruk pemerintah pusat," tandas Ahmad.Karenanya, bila Presiden SBY akan hadir dalam pembukaan Porwanas, maka mahasiswa di Riau akan membuat aksi demo. Aksi ini bukan anarkis, sifatnya hanya memberitahukan kepada presiden bahwa rakyat Riau keberatan uangnya dihamburkan untuk Porwanas."Kita akan demo dengan aksi damai. Mahasiswa akan menunjukan pada presiden, bahwa kita di Riau tidak sepandangan dengan pelaksanaan itu. Lebih baik, dana Porwanas kita sumbangkan pada korban tsunami," kata Ahmad. (nrl/)



Berita Terkait