Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Gubernur Sulteng Dipecat dari NasDem

Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Gubernur Sulteng Dipecat dari NasDem

- detikNews
Selasa, 02 Des 2014 18:20 WIB
Makassar -

Mantan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Mayjen (Purn) HB Paliudju dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Sulteng, setelah pada Kamis (27/11), Kejaksaan Tinggi Sulteng menetapkan Bendjela sebagai tersangka kasus dugaan korupsi perjalanan dinas dan tindak pidana pencucian uang semasa menjabat sebagai gubernur.

"Berdasarkan hasil rapat pleno DPW Nasdem Sulteng diputuskan untuk memberhentikan sementara HB Paliudju dari jabatan Ketua Dewan Pembina, serta mencabut sementara status keanggotaannya," ujar Ketua DPW NasDem Sulteng Ahmad HM Ali melalui rilisnya pada detikcom, Selasa (2/12/2014).

Ahmad menyebutkan DPW NasDem Sulteng prihatin dengan penetapan Paliudju sebagai tersangka. Oleh sebab itu pihaknya akan memberikan pendampingan hukum hingga persidangan bergulir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahmad menambahkan, bila nanti persidangan membuktikan Paliudju tidak bersalah, maka Nasdem Sulteng akan mengaktifkan kembali keanggotaan dan jabatan Paliudju di partai besutan Surya Paloh ini.

Menurut Ahmad, kasus korupsi dan pencucian uang yang menyeret Paliudju diduga dilakukan jauh sebelum Paliudju terdaftar sebagai kader NasDem maupun Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Sulteng, yakni periode jabatannya tahun 2006-2011.

Paliudju ditetapkan oleh Kejaksaan Tinggi Sulteng sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dukungan perjalanan dinas, biaya pemeliharaan kesehatan, dan penunjang operasional gubernur, berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor: 289/R.2/Fd.1/11/2014, tertanggal 6 November 2014.

Dalam kasus tersebut negara ditaksir mengalami kerugian sebesar lebih dari Rp 21 miliar. Penetapan itu setelah adanya pengembangan penyidikan melalui fakta persidangan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang yang melibatkan mantan Bendahara Pemprov Sulteng Rita Sahara, yang juga adik ipar Paliudju.

(mna/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads