Musyawarah Nasional Partai Golongan Karya memecat sejumlah kader yang terlibat dalam pembentukan Presidium Penyelamat Partai. Antara lain; Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Zainuddin Amali, dan Agun Gunandjar Sudarsa. Munas yang digelar di Bali juga memecat Agus Gumiwang Kartasasmita dan Nusron Wahid.
Nasib berbeda dialami Poempida Hidayatullah yang di musim kampanye pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Juli lalu mendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla. Padahal sikap Partai Golkar adalah mendukung pasangan Prabowo Subianto- Hatta Rajasa.
Anggota Steering Commitee Munas Golkar Freddy Latumahina mengatakan, sebelum Munas Poempida sudah mengirimkan surat ke Mahkamah Partai. Menantu politisi senior Partai Golkar Fahmi Idris itu menyatakan penyesalannya dan ingin aktif kembali di partai berlambang pohon beringin itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ketua Steering Commitee Nurdin Halid menyebut sesuai anggaran dasar dan rumah tangga, ada sejumlah penyebab seorang kader dipecat dari partai. "Yaitu melanggar anggaran dasar anggaran rumah tangga, menolak Munas dan Rapimnas, melakukan tindakan atau melawan ketentuan atau kebijakan partai," kata Nurdin di tempat yang sama.
(erd/try)











































