Jaksa Sebut Guru Cabuli Murid JIS Saat Anak Sedang Sakit

Jaksa Sebut Guru Cabuli Murid JIS Saat Anak Sedang Sakit

- detikNews
Selasa, 02 Des 2014 17:24 WIB
Jakarta - Ada fakta baru dalam kasus kekerasan seksual pada anak di Jakarta International School (JIS). Dalam sidang dakwaan, Jaksa Ade Rohima menyebut guru melakukan pencabulan ketika anak sedang sakit.

Hal itu terjadi ketika Agustus 2013, kala itu murid (korban) sedang mengalami sakit perut. Murid pun melaporkan ke gurunya. Dan sang guru membawa murid itu ke dalam ruangan perawatan untuk dirawat.

"Korban di bawa ke ruang perawatan dan dikasih es, kemudian korban di bawa ke ruangan lainnya di lantai 2, di mana ruangan itu jendelanya tertutup," ujar jaksa Rohima sebagaimana dikutip detikcom dalam dakwaanya, Selasa (2/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di ruangan tertutup itu juga terdapat dua terdakwa yaitu Neil Bantleman dan Ferdinant Tjiong. Guru yang mengantar pun keluar ruangan. Sehingga di ruangan itu hanya tersisa murid, Neil dan Ferdinant.

Sebelum melakukan aksi bejatnya, terdakwa memukul murid hingga merasakan sakit di bagian perutnya. Aksi bejat pun terjadi di ruangan tertutup tersebut.

Atas dakwaan itu, kuasa hukum guru JIS, menegaskan apa yang dibacakan jaksa dalam sidang tadi ialah rekayasa. Mereka juga mempertanyakan, mengapa jaksa tidak bisa memberikan waktu yang pasti saat kejadian berlangsung.

"Dalam dakwaan secara gamblang mereka (jaksa) menyebut tidak tahu pasti kapan kejadian berlangsung. Jadi bagaimana jaksa menyimpulkan, kalau jaksa sendiri tidak tahu pasti," ujar kuasa hukum terdakwa, Hotman Paris, usai sidang.

(rvk/ndr)


Berita Terkait