Pasukan Singapura Ditarik dari Aceh, Diganti Sukarelawan Sipil
Kamis, 20 Jan 2005 11:19 WIB
Medan -
Menteri Pertahanan Singapura Theo Cee Hean menyatakan akan segera menarik pasukan militer Singapura dari Aceh. Setelah itu, akan digantikan dengan sukarelawan sipil, seperti Palang Merah Singapura.Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Utara Rizal Nurdin kepada detikcom, usai bertemu dengan Menhan Singapura Theo Cee Hean di Hanggar Posko Bencana Nasional Lanud Polinia Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/1/2005).Dalam pertemuan tersebut, Menhan Singapura didampingi oleh Dubes SIngapura untuk Indonesia Erward Lee. Pertemuan berlangsung singkat, sekitar 15 menit. Menurut Rizal Nurdin, pemerintah Singapura menyatakan akan berangsur-angsur menarik pasukan militernya dari Aceh. Setelah itu, pemerintah Singapura akan segera menggantikannya dengan relawan sipil seperti dari Palang Merah Singapura.Selain itu, kata Rizal Nurdin, pemerintah Singapura tetap tetap komit membantu pemerintah Indonesia dalam menangani bancana alam. "Tadi beliau menyampaikan ucapan terimakasihnya terhadap dukungan yang diberikan Indonesia terhadap operasi kemanusiaan. Saya sampaikan, sebetulnya kami yang terima kasih," ujar Rizal Nurdin. Dalam pertemuan tersebut, Menhan Singapura juga menyatakan sejumlah peralatan transportasi udara maupun peralatan pendukung lainnya yang berada di Meulaboh, seperti kapal pendukung, tetap difungsikan. "Kita memang membutuhkan pesawat-pesawat mereka untuk mobilisasi ke Meulaboh yang belum normal, untuk bantuan logistik dan bantuan sukarelawan," katanya.
(jon/)










































