Steril Motor di Thamrin dan Merdeka Barat Kian Dekat, Persiapan Kian Matang

Steril Motor di Thamrin dan Merdeka Barat Kian Dekat, Persiapan Kian Matang

- detikNews
Selasa, 02 Des 2014 15:41 WIB
Steril Motor di Thamrin dan Merdeka Barat Kian Dekat, Persiapan Kian Matang
Jumpa pers Dishub (Herianto/ detikcom)
Jakarta - Uji coba pembatasan lalu lintas sepeda motor di Jalan Medan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat dilakukan mulai 17 Desember 2014. Berikut beberapa lokasi parkir umum di sekitar dua jalan tersebut.

Sekda DKI Jakarta Saefullah, Kadishub DKI Jakarta M Akbar dan Wakil Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Bakharuddin melakukan jumpa pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2014). Agendanya terkait uji coba larangan sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat pada 17 Desember mendatang.

Akbar kemudian menjelaskan lokasi-lokasi parkir umum di sekitar Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka. Ada 12 lokasi dengan kapasitas menampung mobil sebanyak 9.724 unit, dan motor 6.528 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut lokasi-lokasi yang dimaksud:

1. Careffour Duta Merlin: Mobil (677) dan motor (1.000).
2. Menara BDN: Mobil (420) dan motor (400).
3. Gedung Jaya: Mobil (200) dan motor (160).
4. Skyline Building: Mobil (502) dan motor (495).
5. Gedung Sarinah: Mobil (233) dan motor (73).
6. Gedung BII: Mobil (1.010) dan motor (640).
7. Gedung Kosgoro: Mobil (180) dan motor (150).
8. Plaza Permata: Mobil (277) dan motor (200).
9. Gedung Oil: Mobil (180) dan motor (160).
10. Wisma Nusantara: Mobil (653) dan motor (600).
11. Grand Indonesia: Mobil (5.092) dan motor (1.950).
12. IRTI Monas: Mobil (300) dan motor (700).

Akbar mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan gedung-gedung tersebut. Pastinya, parkir di berbagai tempat itu tidak gratis alias dipungut biaya. Masyarakat harus membayar sesuai tarif yang diberlakukan.

Ditambahkan Akbar, dalam waktu dekat pihaknya juga akan gencar melakukan sosialisasi akan aturan baru ini. Termasuk memasang spanduk dan berbagai atribut lainnya.

"Kami akan membagikan pamflet untuk pengendara yang melintas di Thamrin dan Medan Merdeka Barat. Saat ini rambu-rambu lalu lintas sebagai penanda aturan ini sedang dipersiapkan. Insya Allah minggu ini sudah mulai dipasang," ucap Akbar.

Saefullah berkata, Pemprov DKI juga menyiapkan langkah dalam mendukung program uji coba tersebut. Pihaknya akan menyediakan bus tingkat gratis untuk melayani masyarakat.

Bus tingkat gratis itu melayani rute: Bundaran HI-Jl MH Thamrin-Jl Medan Merdeka Barat-Simpang Harmoni-Jl Gajah Mada-berputar setelah Halte TransJ Harmoni-Jl Hayam Wuruk-Jl Majapahit-Jl Medan Merdeka Barat-Jl Medan Merdeka Selatan-Berputar di depan Balai Kota-Jl Medan Merdeka Selatan-Jl MH Thamrin-Bundaran HI.

"Kita akan kita siapkan bus gratis. Bahkan Kamis akan ada tambahan bus baru, mereknya nggak tanggung-tanggung Mercedez. Mudah-mudahan aktivitas warga tidak terganggu," ucap Saefullah.

"Kami akan menyiapkan bus gratis yang wara-wiri dari HI sampai Harmoni. Bis tingkat kurang lebih 10 unit. Kalau kurang kami juga akan operasikan bus sekolah," timpal Akbar.

Penguna sepeda motor yang ingin memanfaatkan bus tingkat gratis itu dapat menunggu di halte-halte bus yang tersedia sepanjang rute. Bus tingkat ini akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB-22 WIB dengan estimasi waktu tunggu 10-15 menit.

AKBP Bakharuddin menambahkan, pada 17 Desember nanti pihaknya akan melakukan penjagaan. Pemotor yang melintas di rute terlarang tersebut akan diarahkan keluar jalur.

"Kami akan melakukan pengaturan di lapangan. Tidak akan melakukan tilang. Tetapi jika ada pelanggaran lain, misalnya tidak ada kelengkapan kendaraan atau surat-surat, kami akan tindak," ucap Bakharuddin.

(bar/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads