Cerita Ahok Dimaki-maki Orang Karena Aspal Stadion GBK Jelek

Cerita Ahok Dimaki-maki Orang Karena Aspal Stadion GBK Jelek

- detikNews
Senin, 01 Des 2014 20:10 WIB
Cerita Ahok Dimaki-maki Orang Karena Aspal Stadion GBK Jelek
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku pernah dimaki-maki orang karena aspal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, jelek. Padahal makian itu menurutnya salah alamat.

Ahok diwawancarai di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (1/12/2014). Seorang wartawan menanyakan dirinya mengenai semrawutnya PKL yang menyebabkan kemacetan, dan juga maraknya parkir liar di di PRJ Kemayoran.

"Itu yang saya katakan, Kemayoran kasihkan kita saja, termasuk Gelora Bung Karno Senayan," kata Ahok membuka perbincangan. Ia kemudian bercerita pernah dimaki-maki orang karena aspal jelek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang marah-marah, mana Pemprov DKI ngomong doang mau ngaspal mau apa. Gelora Senayan jelek aspalnya. Ada yang maki-maki saya begitu. Dalam hati gua, kurang ajar. Lu tau nggak itu punya siapa? Punya Setneg," ucap Ahok.

Makanya Ahok berharap agar PRJ Kemayoran dan juga Gelora Bung Karno diserahkan ke Pemprov DKI Jakarta untuk diurus. Suami Veronica Tan itu mengaku merasa mampu membereskan segala permasalahan di sana.

"Saya sih minta dua-duanya supaya nggak dimaki-maki orang. Parkir liar, preman di GBK, nyalahin saya juga. Tukang malak-malak nyalahin saya juga. Mending saya pasang parkir meter. Kasih 2 kali UMP. Kalau premannya nggak mau, ya udah kita sikat. Kita preman resmi kok. Mau ikut yang resmi apa mafia nggak resmi. Kalau nggak mau ya udah. Tapi itu nggak bisa (dilakukan), bukan wilayah kita (milik Setneg-red)," imbuh Ahok panjang lebar.

"Makanya saya bilang, kalau Setneg nggak bisa urus, kasih kami (Pemprov DKI Jakarta-red) aja," sambung Ahok. Ia mengaku sudah membahas hal itu dengan Presiden Joko Widodo tadi pagi.

"Saya tadi sudah lapor pas duduk disampingnya, Pak Presiden janjikan lagi diurus, lagi diurus. Mau diserahkan ke DKI mungkin," ucapnya.

(bar/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads