Ribuan Umat Islam Yogyakarta Salat Idul Adha

Ribuan Umat Islam Yogyakarta Salat Idul Adha

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2005 08:34 WIB
Jakarta - Ribuan umat Islam di Yogyakarta pagi ini, Kamis (20/1/2005) pukul 07.00, melakukan shalat Idul Adha di berbagai tempat meski pemerintah, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan Idul Adha jatuh pada Jumat (21/1/2005) besok.Berdasarkan pantauan detikcom, sedikitnya lima tempat yang menyelenggarakan salat Id, diantaranya halaman parkir Stadion Mandala Krida, Stadion Kridosono, Lapangan Denggung Beran Sleman, Lapangan Tamantirto Kasihan Bantul, Masjid Mardiyah, Masjid kampus UGM serta beberapa masjid di wilayah Sleman dan Bantul.Dalam pernyataan yang dibagikan di tempat shalat Hizbut Tahrir Indonesia melalui juru bicaranya M. Ismail Yusanto menyatakan bahwa ketentuan hari raya kurban beserta manasiknya harus mengikuti rukyah Amir Makkah.Dengan kata lain setelah adanya rukyah di daerah Rain serta saksi-saksi yang melihat bulan di akhir Dzulqaidah pemerintah Arab saudi memutuskan wukuf di Arafah tangga 9 Dzulhijah 1425 atau Rabu (19/1/2005). Dengan demikia Idul Adha 1425 H jatuh pada hari Kamis (20/1/2005).Di halaman parkir Mandala Krida salat Id digelar oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Sedangkan di lapangan Kridosono, Denggung dan Tamantirto digelar oleh masing-masing Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).Sejak pagi pukul 06.00 WIB ratusan umat Islam sudah datang di halaman parkir yang ada di sisi barat stadion. Beberapa orang panitia sudah mempersiapkan dengan membuat shaf dengan tali plastik. Panitia lainnya mengatur tempat parkir kendaraan dan mengumpulkan infak dan sodaqoh yang akan digunakan untuk membantu korban bencana tsunami.Tepat pukul 07.00 dimulai lah salat Id dengan imam/khatib ustadz Hawari Ibnu Mukhrom. Dalam kutbahnya Hawari menegaskan perlunya digalang solidaritas dan pengorbanan umat sebagai manifestasi keimanan yan hakiki.Hawari juga mengingatkan dasyatnya gelombang tsuanami patut menjadi sebuah peringatan bagi semau orang, karena dalam sekejap ratusan ribu nyawa melayang. Harta benda dan jabatan yang selalu dibanggakan manusia lenyap dalams sekejap.Selain itu dia juga mengajak umat muslim lainnya untuk membantu sesama terutama umat muslim di Aceh yang tertimpa bencana tsunami. Sedangan warga yang tertimpa musibah agara agar menerima cobaan itu dengan penuh kesabaran."Bersabarlah terhadap qadha-Nya, niscaya Allah SWT akan mengangkat derajat menjadi hamba-hamba yang dimuliakan di sisi-Nya. Sisingkan baju dan gunakanlah segala daya yang masih tersisa untuk menghadapi problem yang masih terus berdatanga di masa depan," katanya. (gtp/)


Berita Terkait