Cek CCTV di Tol Cipularang, Polisi Minta Penabrak Lari Nadjib Menyerah

Cek CCTV di Tol Cipularang, Polisi Minta Penabrak Lari Nadjib Menyerah

- detikNews
Senin, 01 Des 2014 10:47 WIB
Cek CCTV di Tol Cipularang, Polisi Minta Penabrak Lari Nadjib Menyerah
Foto: Detik-detik saat kecelakaan (istimewa)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki pelaku tabrak lari yang menewaskan Fathkun Nadjib (50) di KM 97 Tol Cipularang. Petugas meminta sopir yang menabrak Nadjib menyerahkan diri. Saat ini petugas sedang melakukan pengecekan CCTV di tol yang menghubungkan Bandung-Jakarta tersebut.

"PJR Tol Cipularang bersama Unit Laka Polres Purwakarta sedang melakukan pemeriksaan CCTV di KM 97 Tol Cipularang," kata Kepala Induk PJR Tol Cipularang Kompol Sulaiman kepada detikcom, Senin (30/11/2014).

Sulaiman meminta agar pelaku tabrak lari terhadap Nadjib menyerahkan diri ke Polres Purwakarta. "Kita minta agar pelakunya menyerah," imbaunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sulaiman juga meminta warga yang melihat kecelakaan di tol cukup menginformasikannya kepada petugas terdekat. Hal ini untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

"Cukup beri tahu petugas terdekat saja kalau ada kecelakaan. Bisa telepon atau kalau pas keluar tol bisa bilang ke petugas di loket tol," kata Sulaiman.

Sulaiman mengatakan, mobil petugas sudah dilengkapi dengan berbagai perlengkapan untuk menolong korban kecelakaan seperti lampu rotator dan juga senter.

"Lampu rotator petugas bisa terlihat dari jauh, selain itu kalau gelap petugas juga sudah bawa senter, jadi perlengkapan untuk menolong korban kecelakaan," katanya.

Peristiwa tabrak lari yang menimpa Fathkun Nadjib, pemimpin klub off road jelajah tanah air (Jelata), terjadi pada Minggu (30/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Nadjib yang datang dari Bandung melihat ada sopir mobil travel yang terjepit setelah menabrak truk. Nadjib yang berkendara dengan keluarganya spontan berinisiatif menolong korban untuk menyelematkan nyawanya.

Tapi malang tak dapat ditolak, Nadjib yang terbiasa menolong korban kecelakaan ini justru disambar oleh mobil yang berjalan kencang. Nadjib tewas seketika di lokasi. Sedangkan anak sulungnya, Dede, terluka. Nadjib telah dimakamkan di Salatiga. Kepergian Nadjib melahirkan duka mendalam di kalangan pecinta off road.

(nal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads