"Cara yang mereka tempuh pada dasarnya adalah sebuah kudeta yang bersifat inkonstitusional karena menabrak dari tata aturan Partai Golkar," kata Ical dalam pidato politik pembukaan Munas IX Partai Golkar di Hotel Westin, Bali, Minggu (30/11/2014) pukul 20.20 WIB.
Ical mengungkap apa yang menjadi keinginan Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Agus Gumiwang K, Zainuddin Amali, dan elite Golkar lain yang tergabung di presidium. Permintaan mereka tak bisa dikabulkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical pun mengajak semua politikus Golkar itu kembali ke beringin. "Kepada mereka semua saya mengajak untuk kembali ke jalan yang benar, untuk kembali ke beringin yang teduh, untuk kembali menjaga soliditas partai kita," ajaknya.
Dia mengingatkan agar semua persoalan diselesaikan dengan kebaikan, bukan dengan premanisme.
"Saudara sekalian barangkali seorang tokoh punya niat baik dan mulia tapi semua itu tidak mungkin membawa kebajikan jika dicapai dengan metode premanisme," ingatnya, merujuk kekerasan di DPP Golkar beberapa hari lalu.
(van/try)










































