Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi menyambut kedatangan 36 WNI yang dievakuasi dari Suriah malam ini. Menteri Retno menyambut di TKI Lounge Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
"Menlu sambut kedatangan 36 WNI yang dievakuasi dari Suriah malam ini TKI Lounge Bandara Soekarno-Hatta," demikian informasi yang diberikan oleh Kemenlu dalam siara pers tertulisnya kepada detikcom, Jumat (28/11/2014).
Para WNI tiba pukul 23.10 WIB dengan penerbangan Etihad Airways EY 472. Segera setelah para WNI tiba di Bandara Cengkareng, Menlu Retno melakukan serah terima kepada Kepala BNP2TKI Nusron Wahid untuk proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, sebanyak 44 WNI telah dipulangkan pada 27 November 2014.
"Konflik internal di Suriah yang terjadi sejak awal tahun 2011 telah mendorong Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri RI melakukan repatriasi WNI yang berada di daerah tersebut," imbuhnya.
Berdasarkan data KBRI Damaskus pada awal tahun 2011, jumlah WNI di Suriah adalah 12.572 orang yang sebagian besar merupakan TKI sektor domestik.
Dari jumlah tersebut hingga hari ini telah dipulangkan sebanyak 11.394 orang secara bertahap. Diperkirakan masih terdapat 1.178 WNI di Suriah.
Untuk mempercepat evakuasi WNI dari Suriah, khususnya yang tinggal di daerah-daerah pusat konflik, sejak tahun 2012 Kemenlu telah 7 kali mengirimkan Tim Khusus Percepatan Repatriasi.
Tim tersebut bertugas untuk mencari dan mengevakuasi WNI yang masih tersebar di berbagai wilayah di Suriah ke penampungan KBRI di Damaskus dan Aleppo. Tim ini juga menyelesaikan kasus-kasus ketenagakerjaan pengurusan exit permit, mengkoordinasikan dan melaksanakan repatriasi jalur darat dari Suriah ke Lebanon.
Seperti diketahui, Indonesia sejak 9 Agustus 2011 telah menetapkan moratorium ke Suriah. Namun, masih disayangkan hingga saat ini arus pengiriman TKI ke Suriah masih terus berlangsung sehingga banyak TKI yang menjadi korban perdagangan manusia di Suriah.
"Kemlu terus berkoordinasi dengan instansi terkait di dalam negeri untuk mencegah arus mencegah arus pengiriman TKI ke wilayah-wilayah konflik seperti Suriah, Irak, dan sejumlah negara lainnya," tutupnya. (sip/jor)











































