Pengamatan detikcom, Jumat (28/11/2014) pukul 17.00 WIB, tumbangnya lampu tersebut tidak membuat lalu lintas macet karena berada di jalur orang pulang kantor yang mayoritas ke selatan. Lampu tersebut pecah dan serpihannya masih berserakan di jalan.
Menurut tukang ojek yang biasa mangkal di depan Halte Dukuh Atas, Effendi, lampu tersebut patah sekitar pukul 14.30 WIB.
"Tadi hujan turun deras. Anginnya juga cukup kencang. Tiang lampu patahnya pelan-pelan. Jadi nggak ada suara bruk atau apa-apa," ucap Effendi.
Tiang lampu tersebut belum dibereskan. Awalnya lampu menutup jalur cepat dan jalur lambat. Namun beberapa orang membersihkan lampu dari jalur lambat sehingga kini lampu hanya menutup jalur cepat.
Berbeda dengan jalur dari Sudirman arah HI, jalur sebaliknya sangat macet. Bahkan banyak kendaraan pribadi masuk jalur bus TransJakarta. Cuaca setempat masih hujan.
(nik/nrl)











































