Politisi senior Partai Golkar Zainal Bintang yang juga masuk dalam Presidium Penyelamat Partai Golkar, mengungkap ada pembagian uang jelang Munas Golkar oleh ketua umum Aburizal Bakrie. Uang itu dibagikan untuk DPD I (provinsi) dan DPD II (kabupaten).
"Sudah satu bulan mereka (tim Ical) dipimpin Nurdin Halid, sudah keliling ke DPD I dan DPD II. Puncaknya disetting di Yogyakarta dan sudah dijinakkan di Bali dengan rekreasi," kata Zainal Bintang usai jumpa pers di DPP Golkar di Jl Anggrek Neli, Jakbar, Kamis (27/11/2014).
Pertemuan di Yogyakarta dimaksud adalah forum Rapimnas Partai Golkar yang dihadiri DPD I dan DPD, sebelumnya DPD I juga dikumpulkan Aburizal Bakrie di Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu baru (dana) ketok pintu (uang muka-red). Kalau di Munas mereka golkan, naik 4 kali lipat," imbuh Zainal.
Namun, Zainal menyebut soal bagi-bagi uang itu tak hanya dilakukan Ical, tapi juga oleh calon ketua umum lain sebelum kisruh ini meruncing dan melahirkan Presidium Penyelamat Partai.
"Priyo sudah ngasih Rp 25 jutaan, Airlangga, Agung, semua sudah kasih duit. Aku tim penyelamat, aku dengar dari teman-teman di daerah," ucapnya.
Priyo dan Airlangga sudah dihubungi, namun belum ada tanggapan. Nurdin Halid mengatakan uang itu hanya untuk transport. Sedangkan Agung Laksono tak membantah isu itu, namun mengatakan ideologi jadi yang utama di Munas.
(iqb/fjr)











































