Perpecahan Partai Golkar mengakibatkan sejumlah orang terluka setelah dua kelompok massa yang mengatasnamakan AMPG terlibat bentrok. Ketua OC Munas Golkar Ahmadi Noor Supit pun menuding bahwa massa pimpinan Yorrys Raweyai adalah penebar onar karena membawa AMPG palsu.
Mendengar hal tersebut, Yorrys pun geram lantaran dia merasa membawa kader AMPG asli yang telah dikaderisasi. "Saya ini salah satu yang ikut mendirikan AMPG. Saya tahu betul siapa saja kader AMPG," kata Yorrys mengawali cerita di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (26/11/2014).
"Jadi kemarin itu ada mobil sekuriti yang masuk ke DPP Golkar, ada beberapa dan turun puluhan orang memakai seragam AMPG. Mereka itulah yang palsu yang dibawa oleh Ahmad Doli Kurnia. Saya tahu betul itu dan punya buktinya," lanjut Yorrys.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkat cerita dia langsung mengidentifikasi bahwa puluhan massa yang turun dari mobil sekuriti memakai seragam palsu. Sontak anak buahnya meneriaki massa itu.
"Jadi kami di AMPG punya kode-kode yang ketika disebutkan pasti dibalas oleh yang mendengar. Tapi mereka tidak menyahut dan karena menganggap itu adalah penyusup, anak buah saya langsung berupaya mengusir dan terjadi bentrok," ujar Yorrys.
Setelah beberapa berhasil ditangkap, mereka diinterogasi dan telah menanggalkan seragam AMPG. Dari penangkapan itu, Yorrys menyebut menemukan celurit.
"Ada buktinya kita pegang, dan yang paling penting adalah mereka mengakui kalau mereka adalah sekuriti yang dipakaikan seragam AMPG. Mereka kabur karena merasa bukan kader Golkar dan tidak punya kartu anggota Golkar. Saya ada catatannya kalau memang ada yang mengadukan saya ke polisi kemudian memanggil saya," tutur Yorrys.
(bpn/bil)











































