"Mereka sudah masuk dengan ambulans. Tujuannya apa dong? Kalau dibilang saya tidak mengurus Sultan. Mana mungkin saya tidak mengurus Sultan," kata Boki saat jumpa pers di Hotel Ambhara, Ruang Cenderawasih, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (26/11/2014).
Boki kemudian menunjukkan beberapa rekaman video berdurasi pendek. Video pertama, ada yang menunjukkan posisi Sultan Ternate Mudaffar sedang berbaring di kasur di rumah mereka di Cinere, Jaksel. Terlihat Sultan sedang menyisir rambut Boki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang ini sambil narik lalu buka payung-payung kerajaan sambil baca salawat, anak saya protes, kenapa seperti kayak orang meninggal pakai salawat," cerita Boki sambil menunjukkan video.
Selain itu, ada juga video yang menunjukkan keributan di rumah tersebut. Teriakan dalam bahasa Ternate pun terdengar. Satu orang polisi yang berjaga juga terlihat.
Terakhir, ada video yang memperlihatkan upacara adat Ternate, di mana kala itu anak kembar laki-laki Sultan sedang menjalani acara. Salah satu anak kembar itulah yang ditunjuk sebagai penerus tahta Mudaffar.
"Kita akan pertanyakan Kadiv Humas dari Polda bahwa di situ saya dibilang saya istri keempat dan Sultan diambil istri tua. Ini kok kayak dibikin cerita kayak sinetron yang kayak cerita umum di mana perseteruan antara Istri 1,2,3 dan 4. Saya ingin klarifikasi bahwa satu-satunya istri, hanya saya," tegas mantan anggota DPR dari Partai Demokrat ini.
(mad/nrl)











































